APA ITU SMCS? INI PENGERTIANNYA!
Setiap perusahaan pastinya ingin meraih keuntungan, baik itu melalui pertumbuhan yang siginifikan, skala bisnis, hingga market share. Tidak terkecuali bagi perusahaan tambang. Oleh sebab itu, sejumlah langkah strategis pun dilakukan demi meningkatkan efisiensi bisnis tanpa mengorbankan kualitas. Beruntungnya, era digitalisasi membuat hal tersebut menjadi sangat mungkin, salah satunya dengan menerapkan SMCS (Smart mining control system).
SMCS atau ‘Pertambangan pintar’ adalah suatu konsep operasional bisnis tambang dengan menggunakan teknologi. Untuk lebih jelasnya, simak informasi berikut ini!
Apa itu Smart Mining?
Smart Mining adalah proses operasional pertambangan yang memanfaatkan teknologi terintegrasi. Hal ini ditunjukkan dengan penerapan sejumlah teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Machine Learning, hingga Big Data.
Melalui cara ini, perusahaan tambang bisa lebih mudah dalam mendapatkan data—real-time dan forecasted—yang mana hal tersebut sangat dibutuhkan sebagai dasar penentuan langkah-langkah strategis guna memajukan bisnis.
Tujuan Smart Mining
Secara garis besar, tujuan dengan menggunakan hal ini adalah membantu operasional bisnis tambang. Implementasi pertambangan pintar ini diharapkan dapat:
- Meningkatkan produktivitas
- Meningkatkan efisiensi, utamanya dari segi biaya operasional
- Meningkatkan keselamatan kerja
- Menjaga keberlangsungan lingkungan
Sementara dari segi sumber daya manusia (SDM) penerapan teknologi seperti ini dapat memaksimalkan potensi tenaga kerja sehingga berdampak pada meningkatnya kualitas produk yang dihasilkan.
Solusi Smart Mining Adiraja Integrasi
PT Adiraja Integrasi adalah perusahaan yang berfokus pada Enterprise Software Development bagi industri pertambangan. Kami telah memiliki pengalaman lebih dari satu dekade dalam menangani proyek supply chain pertambangan sejumlah perusahaan tambang besar, baik di dalam maupun luar negeri.
Salah satu solusi yang kami miliki adalah SMCS (Smart Mining Control System). Didukung dengan teknologi AI, IoT, machine learning, dan big data yang terintegrasi, kami merancang untuk memudahkan proses operasional sejumlah sektor pada bisnis pertambangan Anda.
Adiraja Integrasi terdiri dari sejumlah modul untuk aplikasi ini, yaitu:
1. Modelling Management
Modelling Management mencakup:
- Operation area
- Mine pit
- Stockpiles
- Port location
- Flow process
2. Production Management
Production Management mencakup:
- Hauling
- Re-handling
- Loading unloading
- Transport
- Equipment timesheet
3. Stockpile Management
Stockpile Management mencakup:
- Incoming outgoing
- Stock survey
- Stockpile state
4. Planning Management
Planning Management mencakup:
- Production plan
- Sales plan
- Blending plan
- Shipment plan
5. Contract Management
Contract Management mencakup:
- Advanced contract for services
- Complex formulation
- Sales contract
6. Accounting Management
Accounting management mencakup:
- COA
- Operation COA mapping
- Sales invoice
7. Sales Marketing
Sales Marketing mencakup:
- Barging
- Shipment
- Shipping documents
- Dispatch demurrage
8. Quality & Material
Quality & Material mencakup:
- Material
- Product & spec
- Analyte & template
- Assay result
- Certificate of analysis
9. Integration Hub
Integration Hub mencakup:
- Operation area
- Mine pit
- Stockpiles
- Flow for hauling
10. Command Center
Layanan Command Center mencakup:
- Production & sales board
- Fleet management
- Long hauling monitoring
- Shipment monitoring
Untuk informasi lebih lanjut mengenai SMCS, kunjungi laman resmi kami di Adiraja Integrasi.